Menyusui Tidak Efektif - Diagnosa SDKI

DEFINISI

Menyusui tidak efektif diagnosa SDKI merupakan diagnosa keperawatan yang ditegakkan pada pasien yang mengalami masalah Menyusui tidak efektif

Menyusui tidak efektif adalah kondisi dimana bu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesukaran pada proses menyusui.

PENYEBAB
Fisiologis:
  • Ketidakadekuatan suplai ASI
  • Hambatan pada neonatus (mis. prematuritas, sumbing)
  • Anomali payudara ibu (mis. puting yang masuk ke dalam)
  • Ketidakadekuatan refleks oksitosin
  • Ketidakadekuatan refleks menghisap bayi
  • Payudara bengkak
  • Riwayat operasi payudara
  • Kelahiran kembar
Situasional:
  • Tidak rawat gabung
  • Kurang terpapar informasi tentang pentingnya menyusui dan/atau metode menyusui
  • Kurangnya dukungan ketuarga
  • Faktor budaya

TANDA DAN GEJALA
Gejala dan Tanda Mayor
Subjektif:
  • Kelelahan maternal
  • Kecemasan maternal
Objektif:
  • Bayi tidak mampu melekat pada payudara ibu
  • ASI tidak menetes/memancar
  • BAK bayi kurang dan 8 kali dalam 24 jam
  • Nyeri dan/atau lecet terus menerus setelah minggu kedua

Gejala Dan Tanda Minor
Subjektif: tidak ada
Objektif: 
  • Intake bayl tidak adekuat
  • Bayi menghisap tidak terus menerus
  • Bayi menangis saat disusui
  • Bayì rewel dan menangis terus dalam jam-jam pertama setelah menyusui
  • Menolak untuk menghisap

KONDISI KLINIS TERKAIT
  • Abses payudara
  • Mastitis
  • Carpal funnel syndrome

KETERANGAN
Carpal tunnel syndrome merupakan salah satu masalah dalam menyusui dimana tangan ¡bu terasa nyeri dan tidak nyaman. Ibu mengalami kesulitan dalam memposisikan bayinya untuk menyusui.

Sumber: 
Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) Edisi 1 tahun 2016. Dewan Pengurus Pusat PPNI. Jakarta

Posting Komentar untuk "Menyusui Tidak Efektif - Diagnosa SDKI"